Timnas MLBB Indonesia yang Resmi Berlaga di SEA Games 2019

Timnas MLBB Indonesia yang Resmi Berlaga di SEA Games 2019

September 5, 2019 0 By vidi

Waktu yang dinanti-nanti oleh para fans Mobile Legends Indonesia mengenai SEA Games 2019 akhirnya datang. IESPA telah mempublikasikan nama-nama yang akan membela divisi Mobile Legends Indonesia pada SEA Games 2019. Melalui akun Instagram resmi milik IESPA, terlihat sebuah postingan berisi pengumuman tentang kontingen timnas esports Indonesia.

Setelah melewati proses yang panjang serta penyeleksian player bintang Mobile Legends Indonesia, akhirnya tiba saatnya. Penyaringan berdasarkan riwayat prestasi player akhirnya, akhirnya membuahkan hasil yang maksimal bagi Indonesia. Dengan ini, kemungkinan besar Indonesia bisa meraih medali emas pada SEA Games 2019, khususnya di divisi esports. Berikut adalah profil para pemain yang membela Indonesia di SEA Games divisi Mobile Legends.

IESPA

IESPA

Pertama ada Gustian “Rekt” dari EVOS Esports yang punya prestasi gemilang di dunia Mobile Legends. Ia dinobatkan sebagai Marksman paling bengis di Indonesia berkat kecepatan serangan dan daya rusak parah yang diberikan. Selain itu, ia  juga mahir menggunakan Tank yang dikombinasikan dengan item dan emblem damage besar. Besar kemungkinan Rekt akan mengisi posisi mid lane dengan Marksman andalannya yang siap one shot one kill.

Kemudian ada Adrian “Drian” Larsen, punggawa ONIC Esports yang masih belia namun dengan skill dewa. Ia mahir dalam menggunakan hero Mage dan Assassin yang mengandalkan kecepatan menyerang. Penculikan adakah gaya khas permainannya yang kerap kali membuat lawan kesal jika terciduk olehnya. Hebatnya lagi, ia punya settingan emblem sendiri yang justru bertolak belakang dengan settingan emblem pada umumnya.

IESPA

IESPA

Selanjutnya ada Maxhill ”Antimage” yang juga berasal dari ONIC Esports dengan hero andalannya yakni Hayabusa. Antimage dan Hayabusa sepertinya sudah menjadi satu diri ketika terjun dalam match Mobile Legends. Ruh Antimage yang ada pada Hayabusa kerap kali membuat lawan-lawannya ciut hingga melakukan banned terhadapnya. Walaupun begitu, masih punya banyak hero andalan lainnya seperti Gusion, Fanny, Hanzo, dan Selena sebagai cadangannya.

Teguh “Psycho” Imam yang juga berasal dari ONIC esports pun tak luput dari bidikan IESPA untuk direkrut. Psycho adalah Tank terkuat sekaligus paling bar-bar di MPL season lalu bahkan bisa jadi season ini juga. Yang unik dari Tank gaya Psycho adalah penempatan posisi tengah saat early war sedang berlangsung. Setelah Mage atau Assassin memancing musuh di posisi depan, baru lah ia mengambil alih war bersama Marksman dan Fighter.

 

Moonton

Moonton

Kemudian ada Yurino “Donkey” Putra dari EVOS Esports yang sepertinya juga akan mengisi posisi Tank timnas Indonesia. Ia adalah rival terbesar para top player karena punya intuisi yang kuat sebagai Tank, kala memimpin war. Grock adalah Tank andalannya yang kerap kali membuat pertahanan ekstra dengan skill tembok untuk menahan serangan. Ditambah lagi, emblem yang digunakan untuk memainkan Grock sering ia ganti dengan emblem emblem Support atau emblem Assassin.

“Wann” Ridwan juga jadi salah satu roaster timnas Indonesia divisi Mobile Legends pada SEA Games 2019 ini. Ia dikenal sebagai player yang  bisa menggunakan berbagai macam role hero di setiap pertandingan yang dilewatinya. Kemungkinan ia akan memakai hero sisaan atau yang belum di pick oleh anggota tim maupun lawan. Walaupun hero sisaan, ia tidak bisa diremehkan karena kerap kali comebackterjadi karena kontribusinya.

Terakhir, ada Eko “Oura” Julianto yang dikenal sebagai bapak Assassin dengan permainan akrobat kabel Fanny yang indah. Oura berpotensi jadi ancaman bagi tim lawan yang berhadapan dengan timnas Mobile Legends Indonesia di SEA  Games. Semoga pemilihan pemain timnas Indonesia divisi Mobile Legends ini bisa membawa nama Indonesia harum. Kita berikan semangat pada timnas Mobile Legends Indonesia untuk melakukan yang terbaik di SEA Games 2019.