Tibold dan G, Sang Pelatih Tim Mobile Legends di SEA Games

Tibold dan G, Sang Pelatih Tim Mobile Legends di SEA Games

August 8, 2019 0 By vidi

Para pemain esports tentu sudah tahu ya bahwa esports SEA Games 2019 akan membawa Mobile Legends untuk dilombakan. Nah ada kabar terbaru nih mengenai Mobile Legends di SEA Games 2019 yakni diresmikannya Tibold dan G sebagai pelatih. Melalui konferensi pers yang dilakukan pada 6 Agustus 2019 lalu, mereka diumumkan untuk menjadi pelatih timnas Indonesia di SEA Games 2019. Tibold akan menjadi pelatih lalu G sebagai  asisten pelatih tim Mobile Legends timnas Indonesia.

Tibold adalah pelatih dari tim Flashwolvers yang punya prestasi cemerlang di League of Legends. Pada tahun 2016 lalu, ia mulai dikenal oleh publik karena menjuarai League of Legends National Collegiate Championship 2016. Sedangkan G adalah pemain dari tim EVOS Esports yang juga punya prestasi luar biasa namun lebih aktif menjadi streamer. G tentu akan sangat membantu dengan kontribusinya mengingat riwayat prestasi pada profilnya yang melekat di ingatan publik.

IES

IES

Lalu kenapa Tibold yang harus jadi pelatih padahal G lah yang punya riwayat prestasi sesuai ranah Mobile Legends? Jika melihat riwayatnya, G adalah player multy hero berbakat dari tim EVOS Esports Mobile Legends Indonesia. Hero apapun mampu ia gunakan dengan lincah dan berfungsi sebagaimana mestinya role hero tersebut. Tak heran namanya kian jadi perbincangan mengingat stream yang diberikannya kerap menampilkan banyak contoh permainan yang bagus.

Saat ia menggunakan hero Tank, G mampu memimpin anggotanya untuk menjadi tim yang solid dan kompak. Sebagai Tank, ia selalu ada di barisan depan untuk melindungi teman satu timnya dari serangan musuh. Ia juga kerap kali membentengi team fight untuk sengaja menjadi korban serangan musuh agar anggotanya bebas menyerang. Jika tidak sedang dalam war, G yang menjadi Tank juga sering push turret seorang diri untuk mempercepat kemenangan.

IES

IES

Ketika G menjadi seorang Fighter, riwayat pertandingan yang tercatat selalu menampilkan G yang tidak haus farming. Ia terlihat santai dalam menaikan level hero dengan memprioritaskan push dan defense turret. Namun ketika levelnya sudah mencapai max, maka lawan harus siap menerima keganasan permainannya yang haus kill. G nampak seperti player idaman ketika menjadi seorang fighter yang tidak haus farming namun punya kontribusi besar.

Saat mengkondisikan dirinya sebagai seorang Marksman, G juga punya cara jitu untuk memperoleh kemenangan. Ia mampu farming dan menggarap minion dengan cepat melalui kombinasi item settingannya. Pada level awal, ia juga mampu survive tanpa bantuan Tank yang mendampinginya saat farming dan bertahan dari serangan musuh. Saat level sudah mencapai max, G yang menjadi Marksman tak jarang mendapatkan Maniac bahkan Savage.

IES

IES

Dari semua role hero yang ada di Mobile Legends, G akan sangat ditakuti lawan ketika menjadi Assassin atau Mage. Gerakan yang cepat dan damage yang besar, kerap kali menyebabkan lawannya kewalahan bahkan kill dalam hitungan detik. Saking menakutkannya, tim lawan kerap kali AFK saat bertemu dengan G yang menjadi Assassin atau Mage. Lawan yang AFK tersebut diakibatkan rasa putus asa karena sudah dapat dipastikan timnya akan kalah oleh G.

Walaupun ditempatkan sebagai asisten pelatih, tapi nampaknya kontribusi G akan mendominasi timnas Mobile Legend Indonesia. Pada SEA Games 2019 nanti, player yang menjadi roaster timnas Mobile Legends akan sangat beruntung. Dikatakan beruntung karena mereka akan dilatih dan belajar bersama Tibold dan G yang punya nama besar di kancah esports. Semoga saja Tibold dan G mampu membawa timnas Mobile Legends Indonesia menjadi juara pada SEA Games 2019.