SFI Queen Jadi Runner Up di FSL Elite

SFI Queen Jadi Runner Up di FSL Elite

June 13, 2019 0 By vidi

Ada sejarah baru untuk turnamen Mobile Legends di Indonesia, yaitu prestasi SFI Queen dalam Female Esports League. Turnamen Mobile Legends khusus perempuan se-Asia Tenggara ini diadakan di Singapura pada 8 – 9 Juni 2019. Sayangnya, SFI Queen belum bisa membawa trofi juara karena kalam dengan tim Grumpy saat berada di babak final. Bagaimana perjalanan tim SFI Queen hingga sampai melenggang di area Final FSL Elita?

Awalnya, tim tersebut memenangkan kualifikasi secara online untuk tingkat nasional yang diadakan pada 18 – 19 Mei 2019 lalu. Kemenangan SFI Queen tersebut membawanya untuk mewakili Indonesia pada turnamen Mobile Legends khusus perempuan tersebut. Selama babak semi final, perjalanan tim ini pun sangat mulus karena tidak mengalami satu kekalahan apa pun. Sampai pada akhirnya SFI Queen melaju di babak final berhadapan dengan Grumpy.

SFI Queen untuk FSL Circuit

Pada babak grup, SFI Queen sebenarnya telah berhasil menumbangkan Grumpy dengan skor kemenangan 2 – 0. Akan tetapi, permainan mereka pada babak final ini sangat berbeda dengan ketika berada di babak grup. Pada babak grand final ini, pola permainan Grumpy memang berubah drastis karena mengganti roaster mereka. Penggantian roster ini membuat sisi pertahanan mereka sangat susah ditembus. Di babak final, performa Grumpy pun semakin bagus. Pada akhirnya, SFI Queen pun harus rela berada di posisi kedua setelah kalah dari tim asal Malaysia tersebut. Skor akhirnya adalah 3-0.

Semangat tim asal Malaysia dalam menjalani babak Grand Final memang harus diacungi jempol. Setelah mereka berhasil dikalahkan dengan skor 2 – 0 pada babak grup. Grumpy tak gentar menghadapi SFI Queen. Semangatnya dalam berjuang membuat tim ini berhasil meraih kemenangan dengan mudah saat menghadapi SFI Queen. Mereka lebih bisa mendominasi permainan sehingga tidak memberikan ruang gerak sedikit pun untuk SFI Queen. Asfalh yang bermain menggunakan Lapu Lapu telah sukses mengamankan poin Grumpy dengan skor total kill 18 – 23 selama masa 23 menit pertandingan.

Lalu, di game kedua, Lunox menggunakan Min Ft Gallen untuk membuat SFI Queen kewalahan. Caramel dan kawan-kawan tak berhasil menembus pertahanan dari Grumpy. Pertarungan semakin parah saat SFI Queen juga tak mampu menahan serangan dari Grumpy. Pada akhirnya, SFI Queen harus merelakan game kedua dimenangkan oleh Grumpy.

Lanjut di game ketiga, penggemar Mobile Legends di Indonesia mengharapkan SFI Queen melakukan EPIC Comback. Sayangnya, hal yang terjadi justru sebaliknya. SFI Queen kembali mengalami kekalahan di game ketiga. Selama game ketiga, SFI Queen sebenarnya sempat unggul sehingga memunculkan sedikit harapan. Dengan permainan yang cukup agresif, SFI Queen lebih unggul dari sisi capaian Gold dan total kill, yaitu skor 20-8 pada menit ke-12. Sayangnya, lagi-lagi sisi pertahanan Grumpy sangat susah ditembus bahkan menggunakan Lord sekalipun. Game pun akhirnya dimenangkan oleh Grumpy.

SFI Queen harus merelakan trofi FSL Elite kepada tim asal Malaysia tersebut. Ia juga tak berhasil membawa pulang trofi juara. Meski begitu, pencapaian SFI Queen pada turnamen FSL Elite ini perlu diapresiasi. Mereka tetap bisa mengharumkan nama Indonesia meskipun menempati posisi runner up.

Pencapaian SFI Queen pada turnamen FSL Elite juga sekaligus membuktikan bahwa tim Mobile Legends perempuan juga mempunyai tempat untuk bertanding dalam turnamen internasional. Hal ini diharapkan bisa menginspirasi para pemain Mobile Legend di Indonesia untuk tidak berhenti berjuang.