Saling Bantah Ini Lanjutan Kisah Louvre-Moonton

Saling Bantah Ini Lanjutan Kisah Louvre-Moonton

July 9, 2019 0 By vidi

Rasanya pertentangan antara pemilik Louvre dengan Moonton masih belum menemukan titik temu. Jika selama ini kita mendengar banyak pernyataan dari Louvre, kali ini Moonton pun memberikan pernyataan mereka melalui akun Facebook resmi miliknya. Tak berhenti sampai di situ, Bos Louvre, Erick Herlangga, juga kembali menanggapi pernyataan yang diberikan oleh Moonton.

Menanggapi isu yang semakin memanas, Moonton akhirnya angkat bicara. Pada postingan yang dipublikasikan pada 7 Juli 2019 lalu, Moonton memberikan klarifikasinya terhadap permohonan Bos Louvre pada Slot Franchise MPL Indonesia. Klarifikasi tersebut dipaparkan dengan panjang lebar melalui urutan kejadian. Dari alur kejadian yang disampaikan oleh pihak Moonton, sepertinya Erick Herlangga dan Louvre telat untuk mengajukan permohonan. Pengumuman ide Franchise Liga sudah diumumkan sejak 26 Februari 2019. Kemudian aplikasi terbuka dari tim sudah dimulai pada 21 Maret 2019. Pada 18 April 2019, Erick dan Louvre baru menyampaikan permohonannya. Padahal sebelumnya sudah ada 8 tim yang mengajukan permohonan. Pernyataan panjang selengkapnya bisa Anda lihat sendiri melalui postingan terbaru MLBB Esports Indonesia.

indosport

Tujuan Moonton memberikan klarifikasi ini adalah untuk menjabarkan fakta-fakta kepada masyarakat tentang konflik yang sebenarnya terjadi antara Moonton dengan pemilik Louvre. Intinya, Moonton kembali menegaskan bahwa franchise liga ini akan ditujukan sepenuhnya untuk memajukan industri Esports di Indonesia.

Pada pernyataan terakhirnya, Moonton pun menjelaskan bahwa dalam setiap konflik, selalu ada pihak yang menjadi korban. Industri esports saat ini sudah berkembang sangat pesat. Komunitas seharusnya bersatu untuk membangun hubungan yang baik demi kemajuan industri esports di Indonesia. Pernyataan yang dirilis pada facebook resmi Moonton Indonesia diharapkan bisa meluruskan konflik antara Moonton dengan Pemilik Louvre.

Berkaitan dengan klarifikasi yang dirilis oleh Moonton, Erick pun kembali memberikan tanggapannya. Beberapa poin yang disebutkan oleh Moonton memang benar adanya seperti poin pada tanggal 26 Juni 2019 yang mana Erick meminta Moonton untuk mengambil alih seluruh pemainnya dengan harga 130.000 dollar Amerika. Uang tersebut untuk mengganti biaya yang sudah ia investasikan untuk Louvre. Komentar tanggapannya tersebut ia sampaikan pada instastory instagram pribadi miliknya.

Dalam postingan instastory miliknya, ia meminta maaf kepada seluruh timnya karena kemungkinan besar ia akan mundur dari dunia esports. Perjuangan Erick untuk menjual tim ke Moonton atau tim lain dengan harga seluruh tim 130.000 dollar Amerika pun gagal karena Moonton justru mempublish harga pemain satu team sebagai runner up MSC. Ini tentu sangat disayangkan!

Lebih lanjut, Erick membantah tentang poin yang menyatakan bahwa pihak Louvre telat melengkapi dokumen sesuai dengan guide line. Lalu, ketika ditanya apakah pihak Moonton sudah menerima panggilan untuk bertemu dengan Erick, Bos Louvre tersebut pun mengatakan bahwa tak ada tanggapan apa pun dari Moonton.

Berkaitan dengan konflik yang tak juga usai ini, para komunitas pun memberikan komentarnya di postingan MLBB Esports Id. Beberapa tetap membela Louvre yang sudah dengan baik memperjuangkan timnya. Beberapa juga menganggap sikap pemilik Louvre ini terlalu berlebihan. Apa pun pendapat yang diutarakan oleh penggemar, mereka tetap mengharapkan satu hal. Konflik ini bisa selesai tanpa menyakiti kedua belah pihak.

Untuk masalah ini, Moonton akan segera melakukan konferensi pers pada 23 Juli 2019 nanti. Setelah itu, semoga saja konflik ini cepat berakhir. Bagaimanapun, komunitas Mobile Legends Indonesia harus tetap bersatu untuk memajukan esports Indonesia.