Rumor: Slot MPL S4 Dihargai Rp 15 Miliar

Rumor: Slot MPL S4 Dihargai Rp 15 Miliar

June 11, 2019 0 By vidi

Mobile Legends Pro League (MPL) sudah merampungkan season ketiga dan sekarang ini sedang bersiap-siap untuk menuju ke season keempat. Ada kabar yang cukup mengejutkan seiring dengan persiapan menuju MPL Season 4. Melalui instagram story yang diposting oleh Erick Herlangga, owner Louvre Esports, yang juga berhasil menjadi juara kedua pada MPL Season 3, disebutkan bahwa untuk bisa mengikuti kejuaraan di MPL Season 4, setiap tim harus membayar Rp 15 Miliar untuk mengamankan slot. Apakah nilai ini sepadan?

Scene kompetitif untuk Esports memang telah berkembang dengan pesat. Kali ini, turnamen esports tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi oleh tim-tim terbaik dunia. Sekarang ini, scene kompetitif esports juga sudah bertransformasi menjadi sebuah industri yang cukup besar. Hal ini berlaku di hampir semua negara, termasuk di Indonesia.

Di negeri tercinta kita ini, salah satu cabang esports yang mampu berkembang dengan pesat adalah Mobile Legends. Berkat kepopulerannya ini, pemerintah Indonesia bahwa menyelenggarakan turnamen kecil yang disebut dengan Piala Presiden Esports. Pada Pertandingan ini, ONIC Esports berhasil mengalahkan tim lain dengan menjadi juara Piala Presiden cabang Mobile Legends.

Tak hanya Piala Presiden Esports, turnamen Mobile Legends terbesar yang ada di Indonesia adalah Mobile Legends Pro League atau yang sering kita singkat dengan MPL. Indonesia sudah rutin menyelenggarakan kejuaraan ini. Pemain maupun penggemar Mobile Legends pun tak sabar untuk menunggu kehadiran season keempat dari MPL.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, banyak rumor yang menyebutkan bahwa setiap tim yang akan mengikuti liga MPL Season 4 harus membayar sebesar Rp 15 miliar. Ini tentu bukan nilai yang sedikit. Kabar burung tersebut langsung menjadi perbincangan hangat oleh para pecinta Mobile Legends.

Berkaitan dengan rumor ini, pihak Moonton Indonesia sampai saat ini belum memberikan pernyataannya. Meski begitu, pembayaran slot untuk bisa berpartisipasi dalam sebuah liga besar memang bukan sesuatu yang baru lagi. Jika kita mengambil contoh dari pertandingan-pertandingan besar yang ada di luar negeri seperti OverWatch League (OWL) atau League of Legend (LOL) region NA dan EU, pembayaran slot untuk tim yang ingin bergabung adalah sebuah hal yang cukup lumrah.

Menurut Laporan dari ESPN, OWL pada kejuaraan OWL Season 2 kemarin menetapkan harga sekitar US$ 30 juta hingga US$ 60 juta untuk setiap tim yang ingin berpartisipasi. Jika dirupiahkan, nilainya bisa mencapai Rp 400 miliar hingga Rp 800 miliar.

Seperti halnya dengan Blizzard, beberapa region LOL juga menerapkan sistem franchise. Riot Games menerapkan sistem franchise untuk EU LCS dengan harga antara 8 juta hingga 10.5 juta Euro. Jika dirupiahkan, nilainya mencapai Rp 128 miliar hingga Rp 169 miliar.

Baik OWL maupun EU LCS menggunakan harga ini untuk perbaikan beberapa sektor, seperti meningkatkan gaji setiap pemain, memperbaiki fasilitas kejuaraan, pembangunan infrastruktur, dan lain sebagainya. Nantinya juga akan ada pembagian hasil dari pendapatan penjualan merchandise.

Pada liga-liga besar di luar negeri, sistem franchise ini bertujuan supaya scene kompetitif esports bisa lebih stabil. Pembayaran slot untuk tim yang ingin bergabung juga bertujuan supaya pemain tidak mengundurkan diri secara tiba-tiba karena alasan yang tak jelas. Untuk rumor yang mengatakan bahwa MPL Season 4 dihargai Rp 15 Miliar, kita tunggu saja pernyataan resmi dari pihak Moonton Indonesia. Bagaimanapun, yang namanya rumor itu belum tentu benar!