Mengapa Turnamen MLBB Tidak Pakai Controller?

Mengapa Turnamen MLBB Tidak Pakai Controller?

April 18, 2019 0 By vidi

Dalam esports, game control merupakan topik yang seru untuk dibicarakan. Hal ini terutama karena perkembangan game dan teknologi selalu maju. Contoh saja di turnamen fighting game. Di kompetisi ini, player boleh memilih control yang paling nyaman untuk digunakan. Mulai dari Pad Controller dari Xbox dan PS4, Fight Stick, Keyboard dan bahkan control unik seperti Steering Wheel.

Topic controller ini sering menjadi diskusi untuk turnamen Mobile Legends: Bang Bang. Sekarang standard control turnamen game ini adalah menggunakan smartphone dan hanya mengandalkan touch screen. Game ini tentu di desain untuk dimainkan dengan cara ini, tapi dalam kenyataannya, hal ini berbeda.

Kebanyakan player Mobile Legends yang serius menggunakan peripheral controller untuk smartphonenya. Controller ini dapat membantu performa permainan dan cukup populer di kalangan player base. Walaupun populer, mengapa hal ini tidak diaplikasikan pada rule turnamen?

Peraturan Controller yang Sekarang Berlaku

mobile legends controller

youtube

Peraturan turnamen Mobile Legends Indonesia mengikuti aturan internasional dalam game ini. Pihak Moonton Sendiri menganggap penggunaan control yang berbeda akan membuat toxicity makin tinggi di kalangan turnamen.

Misal saja ada tim yang menggunakan controller yang mahal, walaupun bentuknya standar, banyak orang akan merasa iri dan berpendapat kemenangan tim tersebut adalah karena controllernya. Hal seperti ini tentu harus dihindari.

Jika semua orang menggunakan control touch screen yang sama, semua orang akan merasa berada dalam satu field yang rata. Bahasan kalah atau menang sekarang lebih bergantung pada skill dan bukan bahasan tentang siapa tim yang menggunakan controller terbaik.

Argument Penggunaan Pro Controller di Turnamen

mobile legends controller

youtube

Disisi lain banyak orang mengharapkan rule turnamen mengizinkan penggunaan controller, hal ini diajukan karena masalah berikut

  • Smartphone tidak nyaman digenggam lama untuk bermain

Bentuk kotak pada smartphone ditujukan untuk penggunaan jangka pendek. Jika digunakan lama untuk turnamen, terkadang kram dan rasa tidak nyaman sering dirasakan.

  • Masalah keringat bisa mempengaruhi grip control tanpa controller

Touch screen tentu tidak memiliki tombol fisik dan mudah terpengaruh dengan kondisi jari. Jika tangan player berkeringat, input dari touch screen bisa menjadi kurang tepat.

  • Batasan fisik bisa terbantu dengan controller

Orang yang memiliki jari besar ataupun cacat, tentu akan kesulitan menggunakan layout touch screen ini. Hal ini tentu membuat controller ini kurang terbuka bagi banyak orang.

Alasan tersebut tentu membuat controller tampak memikat. Para organizer turnamen juga bisa mengeluarkan layout controller standar yang diizinkan untuk digunakan. Controller standar ini tentu membuat rasa iri karena penggunakna controller yang berbeda menjadi hilang. Tapi disisi lain hal ini membuat organizer makin banyak tugasnya.

mobile legends controller

youtube

Pada game Mobile Legends ini, para pro biasanya tidak bermain lama dan hanya menggunakan touch screen, tapi bayangkan jika para pro ini makin mudah mengendalikan hero dan bisa memaksimalkan control. Skill dan display permainan tentu akan makin advance dan makin seru.

Bagaimana menurut kamu? Apakah penggunaan controller harusnya diperbolehkan atau para pemain pro harus dapat beradaptasi dengan aturan yang diberikan? Diskusi seperti ini tentu perlu diperbincangkan demi perkembangan esports game Mobile Legends kedepannya.