CEO RRQ Sarankan Rekonsiliasi Moonton-Louvre

CEO RRQ Sarankan Rekonsiliasi Moonton-Louvre

July 8, 2019 0 By vidi

Terkait dengan isu “investasi” Mobile Legends Pro League (MPL) Season 4, komunitas pun meminta tanggapan dari para atasan organisasi esports di Indonesia. Beberapa waktu lalu, Wakil Presiden EVOS Esports, Yohanes “Joey” Siagian, sudah angkat bicara. Tak beberapa lama kemudian, CEO RRQ juga ikut angkat bicara. Kali ini, CEO RRQ, Andrian Pauline, juga kembali sampaikan pendapatnya tentang investasi ini. Seperti apa pendapat beliau? Simak penjelasannya berikut ini.

Pada pernyataannya yang pertama, CEO RRQ yang sering disapa dengan AP ini mengungkapkan bahwa ia menghormati kebebasan setiap individu untuk berekspresi. Ia pun menghormati Louvre yang mau susah payah untuk menggagas petisi tolak investasi MPL Season 4 sebesar Rp 15 miliar. Akan tetapi, dirinya tidak menyatakan apakah mendukung atau menolak. Intinya, ia menghormati keputusan masing-masing pihak. Hal ini ia sampaikan kepada pihak GGWP.ID.

bola.net

Kali ini, ia pun kembali menanggapi konflik yang saat ini terjadi antara Moonton dengan pemilik Louvre, Erick Herlangga. Kali ini, ia menanggapinya melalui postingan instastory yang ia unggah pada 6 Juli 2019 lalu. Inti dari postingan instastory tersebut adalah menyarankan pihak Louvre dengan Moonton untuk melakukan rekonsiliasi. Cara ini dirasa penting untuk menemukan titik tengah antara Louvre dengan Moonton.

Dalam instastory tersebut, AP mengatakan bahwa pihak Moonton harus lebih terbuka dengan tanggapan yang dilontarkan pihak Louvre. Di sisi lain, Louvre juga harus lebih sabar dalam menunggu tanggapan dari pihak Moonton. Apa pun keputusan yang akhirnya dibuat, keputusan tersebut harus bisa diterima oleh semua pihak.

indosport

Ap juga mengajak semua teman-teman media dan komunitas Mobile Legends untuk berusaha membujuk Moonton dan juga Erick Herlangga untuk bertemu dan melakukan rekonsiliasi. Dengan begitu, Pemilik Louvre tersebut tak lagi membuat argumen-argumen yang memojokkan sehingga bisa membuat komunitas Mobile Legends menjadi terbelah. Kedua pihak harus sama-sama terbuka dalam menanggapi isu investasi Rp 15 miliar ini.

Terakhir, AP juga menuliskan, “MLBB = Moonton Louvre Bertemu Bung!!!”. Entah pernyataan ini bercanda atau tidak, pendapat AP ini juga membuat para komunitas tersenyum. MLBB yang merupakan singkatan dari Mobile Legends: Bang Bang saat ini diartikan menjadi Moonton Louvre Bertemu Bung! Ini tentu sangat lucu.

Pendapat AP memang ada benarnya juga. Konflik tidak akan selesai jika kedua belah pihak tidak saling bertemu. Terlebih, masing-masing pihak hanya memberikan statemennya melalui media. Ini tentu bisa membuat konflik lebih panas lagi. Ditambah lagi, argumen-argumen berkaitan dengan investasi MPL Season 4 ini bisa menggiring pengelompokan tersendiri pada komunitas Mobile Legends. Jika tidak segera ditangani dengan baik, bisa jadi komunitas Mobile Legends di Indonesia terpecah menjadi pembela Louvre dan juga pembela Moonton.

Sampai hari ini, masih belum ada tanda-tanda apakah pihak Louvre dengan Moonton akan benar-benar melakukan rekonsiliasi atau tidak. Kabar terbaru menyatakan bahwa Louvre justru siap untuk menemui Menpora demi membicarakan lebih lanjut tentang investasi sebesar Rp 15 miliar untuk turnamen MPL Season 4. Jika hal ini sampai terjadi, konflik antara keduanya pasti bisa lebih parah lagi.

Oleh karena itu, pendapat dari CEO RRQ ini memang menjadi solusi paling tepat untuk mencari titik tengah untuk konflik yang sedang dihadapi Louvre dan juga Moonton. Jangan sampai komunitas menjadi terbelah hanya karena keputusan salah satu pihak yang dianggap tidak baik menurut pihak lain. Kita doakan saja keputusan yang terbaik untuk keduanya.