Louvre Petisi Tolak Aturan Bayar Moonton 15 M

Louvre Petisi Tolak Aturan Bayar Moonton 15 M

July 2, 2019 0 By vidi

Hubungan Louvre dengan Moonton sepertinya tak juga membaik. Setelah ungkapan rasa kekecewaannya terhadap pelayanan MSC 2019 lalu, Erick Herlangga selaku CEO Louvre terus saja menentang keputusan Moonton. Ia memberikan komentar keras terhadap “Surat Cinta” yang digagas oleh Moonton Indonesia terhadap orang-orang yang memakai logo mereka. Kali ini, Erick Herlangga juga menggagas petisi untuk menolak aturan membayar Rp 14 Miliar MPL Season 4.

Apa yang sebenarnya terjadi dengan Louvre kali ini? Mengapa ia membuat petisi yang sangat kontroversi tersebut? Para komunitas Mobile Legends sepertinya sudah bisa menebak arah pembahasan ini. Untuk lebih memperjelas pembahasan ini, mari simak informasi lengkapnya berikut ini.

Berkaitan dengan pelaksanaan MPL Season 4, kabarnya Moonton akan memberlakukan aturan yang cukup mengejutkan, yaitu tim yang akan bergabung harus membayar sebesar 14 miliar rupiah. Inilah yang menyebabkan adanya reaksi dari pihak Louvre. Meski belum jelas apakah kabar ini benar atau tidak, Erick Herlangga sepertinya bereaksi serius atas hal ini.

Melalui akun instagram resmi dari Louvre, mereka membuat sebuah petisi untuk membatalkan turnamen yang mengharuskan tim untuk membayar sebesar Rp 15 miliar. Louvre menganggap hal ini sebagai sebuah praktik jual beli slot yang tentu saja bisa mencederai ekosistem esports yang sehat. Hal ini sangat bertentangan dengan apa yang dikatakan oleh Presiden kita, Joko Widodo. Dari pernyataan Presiden tersebut, esports dijadikan sebagai ikon ekonomi digital yang diharapkan bisa menjadi salah satu upaya pemerataan ekonomi kreatif. Jika tim diharuskan untuk membayarkan sejumlah uang, apalagi hingga 15 miliar, tentu saja akan menjadikan kompetisi olahraga digital ini menjadi tidak adil lagi.

jokowi jessnolimit

Tak hanya itu, Erick juga mengungkapkan bahwa turnamen dengan biaya yang sangat mahal hanya akan melahirkan sebuah monopoli turnamen. Karena biaya yang mahal, hanya ada tim-tim tertentu yang bisa bergabung. Tak hanya itu, ini juga akan membentuk mindset baru bagi para atlet, yaitu hanya uang saja yang akan mereka pikirkan. Seharusnya, dalam sebuah turnamen, para atlet harus berjuang demi nama bangsa dan timnya, bukan hanya semata-mata atas nama uang.

Terlebih lagi, saat ini juga sedang ada turnamen SEA Games 2019 yang mempertandingkan cabang esports, seperti Mobile Legends. Jika mindset buruk sudah terbangun, ini juga akan mempengaruhi pemain. Inilah alasan kuat mengapa Erick Herlangga melalui Louvre menolak dengan tegas adanya jual beli slot dengan harga yang sangat fantastis tersebut.

Petisi tersebut dibuat untuk masyarakat luas. Tak hanya itu, petisi ini juga punya niat khusus untuk ditujukan kepada Presiden, Menpora, dan juga Kepala BEKRAF. Mereka adalah pihak-pihak yang akan mengambil keputusan untuk MSL Season 4 nanti. Semoga saja apa yang ditakutkan oleh masyarakat akan adanya biaya sebesar 15 Miliar ini tidak pernah terjadi.

Petisi yang digagas oleh Louvre sepertinya mendapatkan dukungan oleh banyak orang. Sampai sekarang, sudah ada lebih dari 25 ribu orang yang mendukung petisi ini. Apakah Anda adalah salah satu orang yang setuju dengan petisi ini?

Hubungan tidak baik antara Louvre dengan Moonton sepertinya akan terus berlanjut. Erick sendiri tak hanya sekali atau dua kali mengemukakan kritiknya terhadap Moonton. Hampir setiap keputusan esports yang dibuat oleh Moonton, Erick selalu buka suara. Semoga saja ke depannya, baik Louvre maupun Moonton, bisa kembali menjalin hubungan yang baik.