Popularitas Mobile Legends di Negara Barat

Popularitas Mobile Legends di Negara Barat

March 25, 2019 0 By kabylake

Dalam persaingan dunia esports sekarang ini, banyak orang Indonesia masih bingung mengapa negara barat tidak memiliki event esports besar untuk Mobile Legends. Di region Asia dan ASEAN, event esports game moba Moonton ini sangat besar efeknya.

Di Indonesia sendiri ukuran game ini sangat besar, saat kamu cari informasi esports Mobile Legends di negara ini, kamu akan kaget dengan banyaknya turnamen yang diadakan setiap bulannya. Pada bulan Februari sampai Maret 2019 sekarang ini, event seperti HSL, Piala Presiden dan MCL sedang hot dibicarakan.

Masalah esports game ini tidak populer di Negara Barat mungkin hanya berlaku di region tertentu saja. Di Eropa, ranking game Mobile Legends bisa dibilang cukup tinggi di area 100 besar game mobile yang populer. Tapi jika dilihat di area Amerika Utara, game ini menduduki ranking sekitar 300-an. Jika kamu bandingkan dengan ranking game di region Asia dan ASEAN, game Mobile Legend ada di ranking 20 besar.

mobile legends

Perbedaan popularitas inilah yang merupakan alasan utama banyak pihak lebih tertarik mengembangkan esports game ini di area Asia dan ASEAN. Jika semisal popularitas game ini meningkat di barat, mungkin Moonton juga akan mengusahakan event besar untuk memulai event esports di region tersebut.

Nah, pertanyaannya sekarang mengapa perbedaan popularitas ini terjadi? Hal yang bisa mempengaruhi hal ini tentu ada banyak, tapi beberapa hal yang paling menonjol adalah:

  1. Stigma mobile game di negara barat
  2. Game yang lebih mengangkat aspek Asia
  3. Dominasi game PC sebagai pilihan esports
  4. Reach Moonton untuk melakukan boost di negara barat terbatas

Jika dilihat dari alasan tersebut, tentu semua menjadi masuk akal. Gamer barat selalu memandang sebelah mata game mobile. Jika kamu lakukan research di game forum, kamu akan menemukan diskusi game casual yang berhubungan dengan mobile.

Aspek asian seperti Gatotkaca di Mobile Legend tentu akan membuat audience barat sedikit bingung dan tentunya merasa aneh. Game League of Legends yang populer di region ini saja tidak terlalu banyak menggunakan inspirasi budaya Asia sebagai aspek penjualnya. Memang champion berbentuk nine tailed fox dan ninja ada di sini, tapi jika dilihat secara keseluruhan, tema dari game ini masih berupa fantasi.

Sekian bahasan kondisi esports Mobile Legend di negara barat. Mudah – mudahan informasi ini dapat memperluas pengetahuanmu soal kondisi esports game moba Moonton ini. Terima kasih sudah membaca!